Biomassa Wood Pellet

Kegunaan Biomassa dalam Mengurangi Efek Rumah Kaca

Biomassa dan Efek Rumah kaca

Info Konsultasi dan Pemesanan wood Pellet :

No WA : 0878 7181 2860

website : https://tradeofindonesia.com/wood-pellet

Biomassa sebagai bahan alternative yang bisa menggantikan BBM dan LPG sudah digunakan oleh masyarakat di jaman sekarang. Tidak hanya digunakan di Indonesia, namun sumber energy alternative ini juga sudah digunakan di berbagai penjuru dunia. Bahan yang digunakan relative mudah ditemukan dan sangat menarik karena harganya yang murah.

Berbagai manfaat bisa digunakan oleh umat manusia dari sumber daya terbarukan ini. Selain mengurangi berbagai macam polusi dan emisi rumah kaca, nyatanya Sumber energy ini memang layak digunakan. Setiap orang bisa memanfaatkannya tanpa takut akan kehabisan. Hal ini karena bahan baku pembuatannya bisa didapatkan dengan mudah di alam.

Fakta Menarik Tentang Biomassa

Ada berbagai macam hal yang membuat sumber daya ini lebih dipilih untuk digunakan. Tidak hanya untuk tujuan melestarikan bumi, namun penggunaannya benar-benar efektif dan bisa mengurangi polusi yang semakin meningkat. Berikut beberapa fakta menarik terkait dengan energy terbarukan ini.

  1. Minyak tidak akan digunakan lagi di masa depan

Penggunaan biomassa menggunakan minyak bumi tidak akan digunakan lagi di masa depan. Minyak bumi adalah sumber daya fosil yang terbentuk lama sejak berjuta-juta tahun lalu.

 

Untuk mendapatkannya lagi, ini membutuhkan waktu yang sangat lama. Adanya energy alternative ini akan menghemat minyak dan mungkin saja minyak tidak akan lagi digunakan.

 

  1. Bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga

Kompor kayu biasanya digunakan oleh masyarakat untuk menggantikan kompor gas dan kompor minyak. Namun, cara ini terbilang tradisional dan tetap menghasilkan polusi. Kini, masyarakat bisa menggunakan energy biomassa modern.

 

  1. Sebagai sumber penciptaan biogas

Anda sudah pasti pernah mendengar tentang sumber daya terbarukan biogas. Sebenarnya, biogas merupakan proses pemekaran dari biomassa. Penciptaan biogas mungkin bisa Anda saksikan ketika Anda berkunjung ke peternakan sapi perah. Pupuk kandang yang dihasilkan menghasilkan gas yang bisa diolah menjadi energy listrik.

 

  1. Diciptakan dari proses daur ulang

Proses penciptaan energy alternative ini dilakukan melalui proses daur ulang. Setiap hari, ada saja bahan sampah yang bisa didaur ulang untuk menghasilkan energy terbarukan tersebut. Listrik yang dihasilkan pun cukup besar dan bisa menghemat penggunaan daya kebutuhan rumah tangga.

Pemanfaatan Biomassa dalam Kehidupan Sehari-hari

Sebagai salah satu energy terbarukan, maka sumber daya ini memang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia bisa memanfaatkannya untuk berbagai bidang kehidupan.

  1. Mengurangi tingkat metana atau efek rumah kaca

Di era yang serba ada seperti sekarang, gas metana memang semakin meningkat. Ini diakibatkan karena polusi yang semakin parah dalam kehidupan. Untuk mengurangi hal tersebut, maka produk sumber energy alternative ini bisa digunakan. Hal tersebut tentunya bisa mengurangi tingkat metana di atmosfer.

 

  1. Mengurangi resiko hujan asam

Polusi yang semakin banyak dihasilkan oleh perindustrian, asap kendaraan, maupun aktifitas manusia membuat kualitas hujan menjadi semakin buruk. Hujan asam bisa terjadi di berbagai wilayah. Penggunaan bahan energy alternative membuat hujan yang turun menjadi lebih berkualitas.

 

  1. Mencegah kebakaran hutan

Salah satu penyebab dari kebakaran hutan adalah tumbuhnya pohon dengan populasi sangat padat. Pembuatan energy alternative yang didapatkan dari pepohonan bisa mengurangi efek kebakaran karena kayu menjadi bahan utama dari pembuatan energy alternative jenis ini.

 

  1. Sebagai pengganti bahan bahan fosil yang sangat lama pembentukannya

Setiap orang pasti sudah tahu bahwa bahan bakar fosil membutuhkan waktu yang sangat lama dalam pembentukannya. Tidak hanya itu, harganya juga cukup mahal dan membuat manusia melakukan pemborosan.

 

Polusi pun juga akan tetap dihasilkan dengan menggunakan bahan bakar fosil. Untuk itu, hadirlah energy terbarukan jenis ini untuk menggantikannya. Bukan hanya ramah lingkungan, namun kehadirannya akan membantu alam menjadi lebih baik dan bebas dari polusi.

 

  1. Bisa digunakan secara langsung maupun tidak langsung

Produk olahan sumber energy alternative ini nyatanya bisa digunakan secara langsung maupun tidak langsung. Secara tidak langsung, produk ini bisa diolah menjadi bahan bakar. Contohnya, kelapa sawit diolah menjadi biodiesel untuk dijadikan sebagai bahan bakar.

Lingkungan yang baik dan aman akan tercipta dari manusia yang pandai dalam memanfaatkan lingkungannya. Beralihlah ke produk energy alternative. Gunakan produk alternative dari kami dengan menghubungi:

Info Konsultasi dan Pemesanan wood Pellet :

No WA : 0878 7181 2860

website : https://tradeofindonesia.com/wood-pellet

 

Biomassa, Bahan Bakar Alternatif Menarik di Era Serba Ada

Biomassa, Bahan Bakar Alternatif Menarik di Era Serba Ada

Biomassa
Biomassa Wood Pellet

Biomassa merupakan salah satu jenis energy terbarukan dan sudah banyak dimanfaatkan. Sumber Daya Alam dari bahan tambang fosil memang semakin menipis. Ini membuat masyarakat kekurangan dalam memanfaatkan energy tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Itulah mengapa, energy terbarukan perlu untuk diberdayakan.

Sebenarnya, ada berbagai jenis energy alternative telah dikembangkan mulai dari biodessel dan bioetanol. Kedua sumber daya alternative tersebut dibuat dengan menggunakan bahan Sumber Daya Alam Alami di lingkungan sekitar. Jadi, energy tersebut bisa terus digunakan tanpa takut akan habis.

Beberapa Kegunaan Biomassa pada Saat Ini

Sumber daya alternative terbarukan ini memang diyakini bisa mengurangi penggunaan SDA yang tidak dapat diperbaharui. Energi ini bisa digunakan secara berulang-ulang tanpa takut akan habis. Hal ini tidak seperti ketika Anda menggunakan minyak bumi atau bahkan batu bara yang jika digunakan terus menerus pasti akan habis.

Energi ini dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami. Jenis energy terbarukan ini sering kali disebut dengan nama biofuel. Bahan-bahan utama untuk digunakan untuk melakukan pembuatan biomassa adalah tanaman pertanian, limbah industri, serta limbah rumah tangga yang memiliki sifat organic.

Jenis paling sederhana dan merupakan bahan pembuat bahan bakar terbarukan ini sejak jaman dahulu adalah kayu. Pembakaran dari kayu akan menghasilkan panas dan uap dan bisa menggantikan penggunaan LPG serta minyak bumi. Selain dibuat dengan menggunakan bahan tanaman, energy ini juga bisa dibuat dengan menggunakan bahan hewan dan bakteri.

Rangkaian dari proses fotosintesis yang dilakukan melalui bantuan sinar matahari akan menghasilkan makanan bagi tumbuhan. Makanan itulah yang akan digunakan oleh manusia dan binatang untuk menghasilkan energy jika dikonsumsi. Namun jika tidak dikonsumsi, energy tersbut akan diuraikan dan menghasilkan metana serta karbon untuk kembali ke dalam atmosfer.

Biomassa bisa dibedakan menjadi dua jika dilihat dari jenis penyusunnya. Keduanya adalah sebagai berikut:

  1. Tipe basah

Untuk tipe ini, bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah kotoran ternak dan sampah-sampah organic dari rumah tangga.

 

  1. Type Kering

Untuk jenis ini, bahan yang digunakan untuk melakukan pembuatan adalah daun kering, jerami, limbah kayu, dan lain-lain.

Keunggulan dari Produk Biomassa

Keberadaan dari energy alternative atau terbarukan semakin bisa dirasakan oleh umat manusia. Sudah jelas, kehadirannya membuat keuntungan dan kelebihan tersendiri bagi banyak orang. Ada berbagai poin dan keunggulan dari biomassa tersebut dibandingkan dengan energy-energi yang cepat habis.

  1. Mengurangi impor bahan bakar fossil

Indonesia merupakan salah satu Negara yang melakukan impor bahan bakar fosil. Hal ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan BBM di tanah air yang semakin meningkat. Penggunaannya juga sangat boros dan begitu cepat habis. Keberadaan energy alternative ini bisa dijadikan solusi untuk menghemat bahan bakar fosil.

 

  1. Mengurangi sampah

Sampah adalah isu besar yang dihadapi oleh tanah air. Keberadaan sampah selalu menggunung dan bisa menyebabkan berbagai macam bencana termasuk banjir dan tanah longsor. Penggunaan bahan bakar satu ini sangat ramah lingkungan dan dijamin tidak menghasilkan polusi serta sampah.

 

  1. Mengurani emisi rumah kaca

Seperti yang Anda ketahui, emisi rumah kaca mulai meningkat di kehidupan modern. Penggunaan bahan bakar membuat lapisan ozon semakin menipis. Dengan demikian, ini waktunya bagi setiap orang untuk beralih untuk menggunakan energy alternative. Selain hemat, lapisan ozon dan emisi rumah kaca bisa dicegah.

 

  1. Mudah ditemukan di berbagai wilayah

Indonesia adalah Negara dengan SDA yang sangat melimpah. Berbagai tanaman dan binatang bisa ditemukan di berbagai penjuru tanah air. Itulah mengapa, keberadaan sumber energy alternative bisa ditemukan dan dibuat dengan sangat mudah di berbagai kehidupan di tanah air.

 

  1. Mengubah sampah menjadi barang yang lebih berguna

Sumber Energi Alternatif ini terbuat dari sampah. Jadi, masalah sampah akan segera tertangani dengan baik jika Anda lebih memilih untuk menggunakan energy alternative ini. Daripada sampah langsung dibakar dan menjadi tidak berguna serta menyebabkan emisi rumah kaca, akan lebih baik untuk diolah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Setiap orang bisa memilih untuk berubah ke arah yang lebih baik. Siapa saja dapat menciptakan lingkungan untuk kehidupan yang lebih hemat. Gunakan produk energy alternative mulai dari sekarang dengan menghubungi kami di https://tradeofindonesia.com/wood-pellet/. Anda bisa melakukan pemesanan di kontak 0878 7181 2860. Gunakan Biomassa untuk kehidupan yang lebih baik.

 

 

Pembuatan Wood Pellet

Proses Pembuatan Wood Pellet, Energi Alternatif yang Banyak Digemari

Wood pellet menjadi sebuah sumber daya alternative untuk digunakan di masa ini. Penggunannya sudah digunakan di berbagai Negara. Indonesia sebagai Negara penghasil WP memiliki peluang besar untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Industri ini bisa terus dikembangkan karena permintaan dari Luar Negeri pun memang semakin meningkat.

Pembuatan WP terbilang sangat mudah. Bahan-bahan utama untuk melakukan pembuatannya juga mudah didapatkan di Indonesia. Hal ini dikarenakan banyaknya produksi dan industri kayu yang ada di tanah air. Limbah hasil penggergajian yang banyak membuat produksi pellet kayu semkin bisa ditingkatkan.

Proses Produksi Wood Pellet

WP sekilas terdengar biasa. Meskipun begitu, bahan bakar pengganti batu bara ini sudah di ekspor oleh tanah air ke berbagai Negara di dunia. Negara-negara yang memiliki 4 musim dalam setiap tahunnya lebih memilih untuk menggunakan bahan alternative ini dibandingkan dengan menggunakan bahan tambang fosil.

Penggunaannya bisa dihemat karena melimpahnya limbah penggergajian yang ada di Indonesia. Pembuatan wood pellet juga cenderung mudah untuk dilakukan. Produsen bisa menggunakan limbah kayu dari industri penggergajian, industri pembuatan mebel dan furniture, dan berbagai produsen lain pembuat barang-barang dari bahan kayu.

Pembuatan WP sebenarnya sangat mudah dipraktikkan sendiri di rumah. Salah satu hal yang mudah dipraktikkan adalah membuat pellet kayu dari serbuk gergaji. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  1. Cara menjalankan mesin

Cara menjalankan mesin wood pellet dan tunggu beberapa saat hingga mati. Panas yang dihasilkan akan membantu lignin dalam serat kayu mulai keluar dari serbuk gergaji dan mengikat semua serbuk tersebut.

 

  1. Masukkan kotak besar untuk menangkap

Berikan umpan berupa segenggam serbuk gergaji dengan sekop kecil. Biarkan mereka jatuh pada kotak besar.

 

  1. Biarkan WP mendingin sebelum Anda melakukan penanganan.

 

  1. Saring WP yang tidak terbentuk dengan benar

 

  1. WP harus keluar dari mesin dengan kondisi mengkilap. Jika lembek, Anda harus mengulangnya kembali ke penggiling
  2. Lapisi WP dengan hati-hati agar terbentuk dengan sempurna.

Wood Pellet ini merupakan salah satu bahan energy alternative yang mudah untuk dibuat. Pertimbangkan dalam melakukan pembuatan agar pellet kayu yang dihasilkan benar-benar sempurna. Cek kembali sebelum digunakan.

Berbagai Manfaat Wood Pellet dalam Kehidupan Sehari-hari

Banyak orang menganggap bahwa WP merupakan salah satu bahan bakar yang hanya digunakan dalam sebuah pabrik atau industri. Kenyataannya, bahan bakar ini bisa digunakan dalam berbagai hal. Orang-orang di luar negeri yang tinggal di Negara 4 musim bahkan menggunakan energy alternative ini dalam kehidupan sehari-hari.

Begitu pula di tanah air, masyarakat bisa menghemat penggunaan energy BBM maupun LPG dengan menggantinya menggunakan bahan pellet kayu. Lalu, apa saja manfaat dari Pellet kayu dalam menggantikan batu bara dalam kehidupan sehari-hari?

  1. Untuk pembakaran boiler

Manfaat pellet kayu untuk kehidupan sehari-hari diantaranya adalah untuk alternative dalam pembakaran boiler. Boiler atau ketel uap pada umumnya menggunakan bahan bakar utama batu bara. Namun, kini Anda bisa melakukan siasat dengan menggantinya menggunakan bahan pellet kayu yang lebih aman, nyaman, dan tentu saja murah.

 

  1. Sumber pembangkit listrik alternative

Tahukah Anda, pellet kayu merupakan salah satu bahan alternative yang bisa digunakan untuk menggantikan pembangkit listrik. Anda bisa mencoba menggunakan bahan alternative ini untuk menghemat penggunaan listrik Anda.

 

  1. Untuk alternative pemanas tungku di rumah

Pemanas tungku di rumah banyak digunakan ketika musim dingin tiba. Anda bisa menghemat penggunaan listrik untuk pemanas ruangan dengan menggunakan bahan alternative ini.

 

Dibandingkan dengan menggunakan bahan bakar batu bara, pellet kayu akan jauh lebih hemat. Penggunaannya juga bisa dibilang sangat simpel. Emisi yang digunakan sangat kecil. Begitu pula dengan kalori yang dihasilkan dalam system pembakaran jauh lebih baik dan mudah.

 

Adanya pellet kayu bisa menjadi bahan pembakaran untuk menghasilkan pemanas ruangan dengan lebih baik. Udara hangat yang dihasilkan juga jauh lebih hangat meskipun hanya menggunakan pellet kayu dalam jumlah sedikit.

Jadi, apakah Anda masih ragu untuk menggunakan wood pellet di rumah? Bahan ini bisa didapatkan dengan mudah di tempat kami. Anda bisa melakukan pemesanan dengan menghubungi kami by email di https://tradeofindonesia.com/wood-pellet/. Atau, hubungi nomor telepon kami di 0878 7181 2860. Yuk gunakan Wood Pellet mulai dari sekarang.

Kegunaan Wood Pellet

Kegunaan Wood Pellet

Wood Pellet menjadi sebuah energy terbarukan yang banyak diminati oleh berbagai Negara di dunia. Negara-negara yang memiliki empat musim pada setiap tahunnya memiliki minat yang tinggi untuk produk ini. Pellet kayu ini sangat mudah diproduksi di Indonesia karena industri kehutanan di tanah air memang sangat baik.

Hasil olahan dari limbah kayu ini kemudian dikemas dengan rapi sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan sebagai alternative dari energy bahan-bahan fosil. Hasilnya juga sangat baik dan terbukti dapat mengurangi polusi. Harga dari produk WP juga cukup murah sehingga bisa dinikmati oleh berbagai macam kalangan.

Kegunaan Wood Pellet di Berbagai Sektor

Pelet kayu nyatanya tidak hanya digunakan untuk kepentingan rumah tangga saja. Namun, kegunaannya juga bisa dinikmati oleh para pelaku industri. Beberapa pelaku industri mulai dari sektor pembangkit listrik, industri teh, industri makanan, industri minyak atsiri, maupun industri keramik dan kaca dapat memanfaatkan WP untuk melakukan penghematan.

Berbagai macam kelebihan yang dimiliki oleh Wood pellet membuatnya dipilih oleh berbagai macam kalangan. Sejumlah industri termasuk industri makanan dan minuman sudah beralih untuk menggunakan pellet kayu sebagai bahan utama untuk melakukan proses produksi. Berbagai jenis WP yang sering digunakan untuk industri makanan dan minuman adalah :

  1. Stoker Burner Boiler

Ini merupakan jenis dari pellet kayu paling sederhana. Pada stoker burner jenis ini hanya memiliki panggangan kecil yang bisa dipasangkan pada feed auger. Ini dilengkapi dengan sebuah kipas angin dan sulit untuk memisahkan suplai udara ke panggangan. Akibatnya, terjadilah overheating dan formasi kerak tegangan tinggi yang bisa dimanfaatkan.

 

  1. Moving grate boiler

Jenis wood pellet ini dikenal dengna nama inclined grate boiler. Tipe ini memiliki saluran udara primer dan sekunder. Pada bagian boiler terbesar akan ditambahkan saluran udara untuk memastikan terjadinya pembakaran dengan sempurna.

 

  1. Underfed stoker boiler

Jenis pellet kayu terakhir membentuk kubah tumpukan dimana di tempat tersebut pembakaran akan terjadi. Hampir semua stoker memang memiliki saluran primer dan sekunder seperti jenis ini. Namun, pada bagian ini saluran primer dan sekunder terpisah. Pada saluran sekunder terjadi control pembakaran.

Alasan Penggunaan Wood Pellet

Berbagai alasan memang sudah dikemukakan terkait penggunaan dari energy terbarukan sebagai pengganti energy fosil ini. Ada berbagai alasan menarik untuk dibahas terkait dengan penggunaan pellet kayu dibandingkan energy batu bara.

  1. Ramah lingkungan

Pellet kayu merupakan jenis energy alternative yang sangat ramah lingkungan. Pasalnya, energy ini sendiri memang dibuat menggunakan bahan utama alami limbah kayu. Penggunaan dari bahan tersebut ternyata juga tidak menimbulkan polusi. Jadi, ini akan aman bagi lingkungan sekitar dan kesehatan bumi.

 

  1. Mengurangi limbah

Pellet kayu adalah sebuah bahan yang dibuat dari hasil limbah pengolahan kayu. Ada yang membuatnya dari limbah penggergajian, limbah industri kayu, maupun industri penebangan kayu. Semua limbah nantinya akan diolah dengan sedemikian rupa sehingga menghasilkan semuah produk ramah lingkungan untuk menggantikan energy batu bara.

 

  1. Lebih hemat

Alasan lain mengapa banyak industri rumah tangga serta masyarakat memilih untuk menggunakan pellet kayu adalah karena alasan hemat. Jika dibandingkan dengan BBM dan LPG, jenis energy terbarukan ini memiliki harga yang jauh lebih murah dan penggunaan jauh lebih hemat. Maka, pengeluaran bisa lebih ditekan.

 

  1. Awet walaupun disimpan lama

Energi yang biasa dikatakan sebagai pengganti batu bara ini bisa digunakan dalam waktu lama dan terbukti sangat awet. Jenis energy ini masih bisa digunakan meskipun Anda sudah menyimpannya dalam waktu yang cukup lama.

 

  1. Aman digunakan

Pellet kayu termasuk jenis energy yang aman digunakan jika dibandingkan dengan penggunaan LPG maupun BBM. Potensi bahaya yang disebabkan jauh lebih kecil. Tidak hanya itu, Wood Pellet ini juga tidak menimbulkan polusi yang dapat mencemari kehidupan lingkungan sekitar.

 

  1. Tidak akan habis

Karena dibuat dari bahan-bahan alam berupa kayu yang sejatinya termasuk Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui, maka Wood Pellet bisa digunakan dalam jangka panjang dan tidak akan pernah habis.

Maka, berpikirlah lebih bijak dan pintar mulai dari sekarang. Gunakan WP untuk melakukan penghematan sekaligus menjaga bumi kita agar tidak tercemar. Pilih WP berkualitas hanya di Trade of Indonesia. Untuk informasi pemesanan, hubungi kami by email di https://tradeofindonesia.com/wood-pellet/ atau di nomor telepon 0878 7181 2860. Dapatkan Wood Pellet kualitas terbaik dan termurah disini.

pengertian

Pengertian Wood Pellet dan Potensinya

wood pellet

 

Pernahkah Anda mendengar tentang istilah Wood Pellet? Ini menjadi sebuah hal yang menjadi trending topic pada masa sekarang. Istilah tersebut merupakan pengertian dari salah satu jenis energy terbarukan. Seperti yang Anda ketahui, dunia semakin membutuhkan industri terbarukan untuk menggantikan energy yang tidak dapat diperbaharui.

Geliat bisnis untuk industri terbarukan satu ini rupanya sudah dilirik oleh banyak orang. Hal ini dikarenakan industri kehutanan di Indonesia memang memberikan hasil produksi cukup menjanjikan. Permintaan yang terus meningkat dari berbagai Negara membuat ekspor peluang bisnis energy terbarukan tersebut semakin meningkat pesat.

Asal Muasal dari Wood Pellet

Salah satu jenis energy alternative ini terbuat dari serbuk kayu atau dibuat dari bahan utama kayu. Pada umumnya, bahan bakar satu ini memang sudah digunakan di berbagai Negara yang mengalami empat musim. Energi terbarukan ini digunakan untuk menggantikan penggunaan batu bara.

Terdapat beragam manfaat yang bisa dirasakan oleh para pengguna wood pellet. Beberapa manfaat untuk kebutuhan rumah tangga adalah untuk dijadikan sebagai penghangat ruangan, untuk burner, untuk memasak di atas kompor, dan masih banyak lagi. Itulah mengapa peluang bisnis ini semakin dilirik oleh masyarakat Indonesia.

Pada umumnya, bahan dasar utama untuk melakukan pembuatan energy alternative tersebut adalah dari limbah penggergajian. Namun, ada pula yang mengambilnya dari limbah tebangan kayu, kerajinan kayu, maupun limbah dari industri kayu lain. Hal paling penting untuk diperhatikan disini adalah bahwa bahan kayu masih memiliki kadar ligan tinggi.

Kadar ligan tinggi tersebut dijadikan sebagai pengganti perekat alami. Dilihat dari fisiknya, energy terbarukan ini memiliki penampilan halu, terdapat retakan, berkilau, dan Nampak seperti crayon. Bahan ini memang mudah sekali terbakar. Hasil nyala api dari bahan tersebut juga bagus serta tenang.

Wood pellet juga bisa dijadikan sebagai salah satu pengganti pembangkit tenaga listrik. Maksudnya disini adalah untuk menggantikan bahan bakar fosil yang semakin menipis persediaannya. Bahan bakar ini juga termasuk salah satu jenis bahan bakar alami dan hasil olahan dari daur ulang.

Potensi Wood Pellet di Mancanegara

Seperti yang sudah Anda ketahui, potensi produk bahan terbarukan ini memang sudah sangat populer di kalangan mancanegara. Bahan bakar primadona ini dijadikan sebagai pengganti dari PLTU batubara maupun pengeringan jasa pada laundry. Ekspor produk tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk pemasaran WP di mancanegara sendiri telah diatur dengan menggunakan model bersama burner atau kompor sebagai pengganti LPG. WP ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga saja, namun digunakan untuk berbagai macam perindustrian pengolahan makanan tahu, ayam, pengusaha kuliner, gorengan, dll.

Permintaan WP di luar negeri hingga saat ini nyatanya terus meningkat. Beberapa Negara tujuan dengan permintaan tertinggi adalah Korea Selatan, Jepang, India, dan China. Secara perlahan, eskpor bahan bakar ini cenderung lebih membaik dibandingkan sebelumnya. Terbukti, permintaannya selalu meningkat di pasar internasional.

Pada sisi lainnya, Negara China kini mulai melarang penggunaan batubara kalori rendah untuk para warganya. Hal ini berkaitan dengan polusi serta emisi sulfur tinggi. Begitu pula dengan Negara Amerika Serikat dan Australia. Kedua Negara ini meminimalkan penggunaan batubara. Indonesia secara perlahan juga menggantikan batu bara dengan energy WP.

Berbagai alasan dikemukakan mengapa energy dari Wood Pellet ini mampu menghempaskan penggunaan dari energy Batu Bara.

  1. Kalori dari WP terbilang lebih rendah dibandingkan kalori dari batu bara
  2. Biaya listrik lebih murah
  3. Pelet kayu menjadi sebuah energy terbarukan dengan bahan alami yang bisa didapat dari lingkungan. Hal tersebut sudah dipastikan ramah lingkungan untuk masa depan bumi dan anak cucu negeri.
  4. Produksi dari karbon yang dihasilkan oleh pellet kayu lebih rendah dibandingkan karbon yang dihasilkan oleh batu bara.
  5. Permintaan pellet kayu yang selalu berkesinambungan membuat menejemen hutan bisa lebih diperbaiki.
  6. Permintaan pellet kayu untuk Indonesia berdatangan dari berbagai Negara. Hal tersebut memberikan sebuah peluang untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Pembuatan Pellet kayu terus dikembangkan di berbagai pelosok negeri. Bagi Anda yang sedang mencari pellet kayu terbaik, Anda bisa melakukan pembelian di tempat kami.  untuk melakukan pemesanan. Untuk lebih jelasnya, hubungi kontak kami  :

website :https://tradeofindonesia.com/wood-pellet/ 

Hp : 0878 7181 2860. 

Dapatkan Wood Pellet berkualitas dan murah hanya di tempat kami

Berbagai Macam Bahan Wood Pellet

Bahan wood Pellet dan Proses Pembuatannya

Seperti namanya, wood Pellet, sudah pasti bahannya terbuat dari kayu. Namun tentunya bahan wood Pellet, tidak sembarangan. Tidak semua jenis kayu, dapat digunakan, untuk membuat bahan yang satu ini. Ulasan kali ini akan membahas tentang beberapa jenis bahan kayu yang dapat digunakan untuk membuat wood Pellet, serta bagaimana proses membuatnya. 

Bahan-bahan untuk membuat wood Pellet

Seperti yang selintas disebutkan di atas, bahwa bahan wood Pellet, yang akan digunakan, tentunya tidak sembarangan. Melainkan hanya menggunakan beberapa jenis bahan saja. Hal ini dilakukan, mengingat bahan baku yang dimaksud tersebut, memang mempunyai kualitas kalori atau mampu menghasilkan pembakaran yang baik, tahan lama, dan pastinya faktor emisinya kurang. 

Adapun jenis bahan baku kayu yang dimaksud adalah kayu karet, kayu jati, dan kayu mahoni. Jenis kayu yang dimaksud ini memang cukup mudah untuk ditemukan. Bukan dalam bentuk utuh, melainkan dalam bentuk serbuk kayu. Bahan yang satu ini, dapat ditemukan secara mudah di berbagai industri kayu, seperti pengrajin kayu, penggergajian kayu, dan yang lainnya. 

Ada lagi jenis kayu lainnya, yang nilai bahan bakunya terbaik, yaitu kayu kaliandra merah. Di dalam kayu, tersebut terdapat kalori sekitar KM 4600 kkal/kg, dengan arang sekitar 7499 kkal/kg. Sedangkan untuk 1 kh pelet, Kg-nya setara dengan energi therma sekitar 5,35 kWh atau listrik sekitar 1,355 kWh. Apalagi, bahan baku yang satu ini sangat mudah ditanam, jika dibandingkan dengan bahan baku lainnya.  

Proses pembuatan wood Pellet

Adapun proses untuk membuat wood pellet, ini sendiri tidak terlalu sulit. Yang jelas, alat dan bahan haruslah sudah tersedia semuanya. Adapun proses pembuatannya adalah dengan ;

  • Mengumpulkan semua bahan yang akan digunakan untuk membuat wood Pellet. 
  • Berikutnya, hancurkan semua bahan yang ada, menjadi serbuk, menggunakan alat penghancur. Pastikan semua bahan yang akan diolah, sudah benar-benar menjadi serbuk. Sebelum akhirnya masuk ke dalam proses selanjutnya. Sedangkan jika sudah memperoleh bahan yang sudah menjadi bubuk, maka proses akan beralih ke tahap selanjutnya. khusus untuk tanaman kaliandra, yang digunakan hanya bagian batangnya saja. Sedangkan daun dan bunganya tidak.
  • Berikutnya adalah proses skrining bahan baku, dimana bahan baku yang akan digunakan akan disaring menggunakan mesin penyaring otomatis.  
  • Masukkan serbuk kayu, yang sudah dihancurkan di awal. Ke dalam mesin lainnya, yaitu mesin pengering. Hal ini dilakukan, untuk mengurangi kadar air, yang ada pada serbuk kayu tersebut. Umumnya kadar air yang ditolerir sekitar 10 % saja. 
  • Bahan serbuk kayu yang sudah turun kadar airnya tersebut akan dimasukkan ke dalam mesin berikutnya, untuk kemudian diolah menjadi wood Pellet. Dalam tahap ini, ada beberapa bahan tambahan yang akan digunakan. Kemudian, semua bahan diaduk, lalu di press, dan dipanaskan pada suhu sekitar 180 derajat celcius. Hingga akhirnya, pelet siap jadi, dengan ukuran panjang, kepadatan dan diameter tertentu. 

Setelah proses pembuatan pelet menggunakan bahan wood Pellet selesai, maka pelet akan didinginkan, dan diperiksa kualitasnya, untuk kemudian dipacking dan dijual ke konsumen.  

Ingin Konsultasi dan Pembelian Wood pellet, silahakan Klik Disini

Berbagai manfaat Wood Pellet

Penggunaan Wood Pellet Bisa Buat Apa Saja ?

wood pellet

Pernahkah Anda mendengar wood pellet? Apakah Anda sudah pernah menggunakannya? Tahukah Anda bahwa ada cukup banyak manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan wood pellet ini sendiri, ulasan kali ini akan membahas tentang beberapa hal yang dapat digunakan dari bahan bernama pelet kayu tersebut. 

  1. Sebagai sumber pembangkit listrik alternatif

Wood Pellet adalah salah satu bahan alternatif yang dapat digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik. Jika umumnya tenaga listrik menggunakan bahan bakar fosil, seperti minyak bumi atau juga batu bara. Dimana hasil emisi atau sisa bahan bakar yang digunakan, terbilang kurang ramah lingkungan. Maka tidak dengan penggunaan bahan bakar yang satu ini. Terbilang sangat ramah lingkungan, karena bahan bakar yang satu ini memang bersumber dari alam, dari hasil daur ulang, beberapa jenis tanaman kayu, seperti kaliandra, kayu jati, dan yang lainnya. 

  1. Sebagai alternatif pembakaran boiler

Pembakaran boiler atau ketel uap seperti ini, umumnya juga menggunakan bahan bakar batu bara. Namun kali ini, Anda dapat menyiasatinya dengan penggunaan wood pellet / pelet kayu. Umumnya alat yang satu ini digunakan oleh berbagai industri, baik industri kecil hingga industri besar. Penggunaan batu bara ini, dinilai lebih simpel, dan juga hemat biaya. Namun ternyata menggunakan pelet kayu, justru terlihat lebih praktis, dan juga lebih hemat biaya. 

  1. Sebagai alternatif bahan bakar pemanas tungku di rumah 

Mengingat ukurannya yang kecil, membuat bakar bakar yang satu ini juga dapat digunakan pada pemanas ruangan, yang ada di dalam rumah. Umumnya, hal ini dilakukan dan digunakan oleh rumah-rumah dengan 4 musim. Tepatnya pada musim gugur dan musim dingin, dimana cuaca pada saat itu terbilang sangat dingin. Dibandingkan dengan menggunakan bahan batubara, penggunaan bahan yang satu ini juga terbilang lebih simpel, emosi yang sangat kecil, serta kalori atau mampu menghasilkan sistem pembakaran yang lebih baik. Hasilnya udara di dalam ruangan jauh lebih hangat walaupun menggunakan bahan pelet kayu yang lebih sedikit.  

  1. Sebagai alas kandang binatang peliharaan 

Satu hal lagi, keuntungan dari bahan wood pellet ini adalah dapat juga digunakan sebagai alas kandang binatang peliharaan Anda. Misalnya saja kucing, kelinci, hamster, atau yang lainnya. Manfaat lain dari bahan yang satu ini, adalah mampu menyerap cairan dan juga bau. Jadi kebersihan kandang jadi lebih terjaga. Kelebihan lainnya, adalah bahan ini mudah digunakan, serta mudah untuk dibersihkan, Anda hanya perlu mengeluarkan salah satu bagian yang sudah digunakan, dan menggantinya dengan yang baru. Sedangan bahan yang sudah digunakan, dapat dibuang ke alam, atau tanaman, sebagai kompos alami.  

Jadi jika diambil kesimpulan, ternyata penggunaan wood pellet / pelet kayu, ini memang sangat menguntungkan. Ada cukup banyak manfaat dapat Anda ambil, dari bahan daur ulang yang satu ini. 

Ingin Konsultasi dan Pembelian Wood pellet, silahkan Klik Disini

Manfaat Wood Pellet Bagi Energi Kita

Manfaat wood pellet Energi Terbarukan

Info Konsultasi dan Pemesanan wood Pellet :

No WA : 0878 7181 2860

website : https://tradeofindonesia.com/wood-pellet

Tahukah Anda bahwa sumber energi yang ada di bumi ini sangat beragam, tidak harus menggunakan sumber bahan bakar dari fosil saja. Ada beberapa sumber energi alternatif, yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Saat ini yang sedang booming dan cukup digemari oleh banyak negara maju, dan juga beberapa industri adalah BB pelet kayu atau Bahan Bakar pelet kayu. Berikut ini akan dibahas tentang beberapa manfaat pelet kayu tersebut sebagai sumber energi. 

  1. Pengganti batu bara yang ramah lingkungan 

Yang tidak banyak diketahui orang adalah wood pellet, adalah salah satu sumber berkelanjutan untuk energi biomassa, dengan nilai panas yang lebih baik, jika dibandingkan dengan batu bara, dan juga minyak berat. Karena beberapa bahan tersebut, juga mampu memberikan pencemaran yang juga berat. Itu sebabnya, menggunakan bahan bakar dari batu bara dan minyak berat ini, dinilai kurang baik, dan tidak ramah lingkungan. Lain halnya ketika Anda menggunakan bahan bakar yang satu ini. 

  1. Produksi karbon jauh lebih rendah 

Jika dibandingkan dengan penggunaan batu bara, yang banyak digunakan. Umumnya akan menghasilkan gas karbon yang cukup besar, baik ketika digunakan dalam skala kecil, atau bahkan dalam skala besar. Lain halnya, ketika Anda menggunakan bahan bakar yang satu ini. Maka emisi gas karbon yang tercipta, bernilai rendah. Namun hal tersebut tidak akan mempengaruhi sumber panas yang dihasilkan oleh bahan yang satu ini. Bahkan kalori yang dihasilkan oleh BB pelet kayu ini, nilainya setara dengan kalori batu bara yang rendah.

  1. Biaya lebih rendah 

Salah satu hal yang penting adalah, menggunakan bahan bakar dari pelet kayu ini, memakan biaya yang lebih rendah, jika dibandingkan menggunakan bahan bakar lainnya, mulai dari minyak alam, batu bara dan yang lainnya. Biaya ini juga berlaku untuk semua bidang, baik untuk pembuatan listrik menggunakan bahan bakar tersebut, sebagai alternatif bahan bakar untuk tungku pembakaran di rumah dan yang lainnya. 

  1. Dari bahan daur ulang 

Bahan bakar yang satu ini, berasal dari serbuk kayu. Walaupun ada juga yang menggunakan batang kayu lainnya, untuk dijadikan sebagai bahan baku. Namun intinya adalah bahan wood pellet ini adalah bahan daur ulang yang terbilang sangat ramah lingkungan.

Umumnya bahan baku yang digunakan adalah serbuk kayu dari beberapa industri yang berhubungan dengan kayu, seperti serbuk gergaji kayu, dan yang lainnya. Dibentuk dan dipadatkan sedemikian rupa, hingga membuatnya berbentuk seperti pellet. Karena dibentuk pellet dengan ukuran kecil seperti inilah yang membuat banyak orang mudah menggunakan bahan tersebut, baik ketika digunakan dalam skala kecil, maupun dalam skala besar. 

Saat ini penggunaan BB pelet kayu, sudah mulai berkembang, tidak hanya dari sektor industri saja, namun sudah cukup banyak rumah tangga yang menggunakan bahan bakar yang satu ini. Umumnya yang menggunakan adalah negara-negara dengan 4 musim. 

Info Konsultasi dan Pemesanan wood Pellet :

No WA : 0878 7181 2860

website : https://tradeofindonesia.com/wood-pellet

Pengertian Wood Pellet / Pelet Kayu

Apa itu Pelet Kayu / Wood Pellet !

Ingin Konsultasi dan Pembelian Wood pellet, silahkan Klik Disini

Wood Pellet
Wood Pellet Indonesia

Tentu sudah banyak sekali orang yang mendengar istilah wood pellet, atau yang jika diterjemahkan menjadi pelet kayu. Beberapa orang, ada yang sudah mengerti apa itu pelet kayu, dan fungsi dari produk tersebut, namun sebagian lagi tidak.

Apa itu wood pellet 

Wood Pellet sendiri adalah salah satu bahan bakar alternatif yang terbuat dari serbuk kayu, atau bahan kayu. Umumnya bahan bakar yang satu ini digunakan oleh negara-negara dengan 4 musim, sebagai salah satu alternatif bahan bakar pengganti batubara. Ada cukup banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan oleh para pengguna, ketika menggunakan bahan baku yang satu ini, seperti dapat digunakan untuk menghangatkan ruangan, memasak di atas kompor, burner atau yang lainnya. 

Umumnya, bahan baku untuk membuat wood pellet ini berasal dari limbah industri penggergajian, limbah tebangan kayu, dan juga limbah industri kayu lainnya. Yang perlu diperhatikan disini adalah bahan kayu tersebut, mempunyai kadar ligan yang cukup tinggi, sebagai zat perekat alami. 

Dari sisi penampilan, wood pellet ini terlihat halus, dan berkilau, dengan sedikit retakan, yang membuatnya mirip seperti crayon. Bahan yang satu ini mudah sekali terbakar, dan hasil nyala apinya juga cukup bagus.  

Penggunaan Wood Pellet

 Seperti yang selintas dijelaskan di atas, saat ini wood pellet memang banyak digunakan oleh banyak negara maju, terutama negara dengan 4 musim, sebagai alternatif bahan bakar. Jika dahulu menggunakan bahan bakar dari batu bara, maka ini adalah salah satu alternatif yang terbilang aman dan praktis digunakan. 

  • Sebagai bahan pembakaran pada pemanas ruangan. Terutama di negara dengan 4 musim, dimana cuaca yang ada cenderung sangat dingin, ketika memasuki musim gugur dan musim dingin. Maka wood pellet ini, umumnya digunakan, sebagai alternatif pengganti bahan bakar untuk penghangat ruangan. 

Salah satu alasan, mengapa saat ini banyak orang yang berpindah ke wood pellet ini adalah lebih hemat biaya dibandingkan bahan bakar lainnya, serta lebih mudah didapat. 

  • Sebagai bahan bakar untuk tungku memasak. Tekniknya tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Yaitu sebagai alternatif bahan bakar untuk memanaskan tungku memasak, seperti kompor atau yang lainnya. Umumnya bahan bakar yang satu ini digunakan oleh dunia industri, baik skala kecil hingga besar, seperti pabrik pembuatan tahu, dan yang lainya. 
  • Sebagai pembangkit tenaga listrik. Yang dimaksud adalah sebagai sumber bahan bakar pengganti bahan bakar fosil, yang saat ini sudah mulai menipis cadangannya. Selain itu, bahan bakar yang satu ini, termasuk bahan bakar alami, dari hasil daur ulang industri yang berhubungan dengan kayu. 

Mengingat bahan bakar yang satu ini memang sangat banyak di negeri ini, membuat industri pelet kayu, terus bergerak ke pasar ekspor, dan merambah ke beberapa negara seperti Korea Selatan, Jepang, dan yang lainnya. 

Ingin Konsultasi dan Pembelian Wood pellet, silahkan Klik Disini

Energi Terbarukan

 

Menjadi EBT Menjanjikan, Ini 5 Cara Mengenali Wood Pellet Berkualitas

wood pellet indonesia
wood pellet indonesia

Di beberapa negara, wood pellet atau pelet kayu bukanlah barang baru. Salah satu jenis sumber energi terbarukan tersebut diandalkan sebagai bahan alternatif untuk pembakaran di rumah hingga pasokan listrik. Dengan tingkat efisiensi mencapai lebih dari 80%, pelet kayu dianggap dapat menjadi bahan bakar ramah lingkungan yang aman untuk keberlangsungan mahluk hidup di Bumi.

Pencanangan EBT untuk mengurangi emisi CO2

Bukan tanpa alasan pelet kayu dipercaya sebagai energi baru yang terbarukan (EBT), bahkan diklaim dapat menggantikan batu bara. Pelet kayu, terutama yang terbikin dari kaliandra, memiliki sifat carbon neutral yang memungkinkannya menghasilkan emisi CO2 delapan kali lebih rendah dari bahan bakar gas. Sementara saat dibandingkan dengan bahan bakar minyak, wood pellet menekan produksi emisi CO2 hingga sepuluh kali lebih rendah.

EBT sendiri merupakan isu global yang sempat dibahas pada Pertemuan Paris UNFCC pada 2015 di New York. Setidaknya ada 178 negara anggota yang mendiskusikan pencegahan pemanasan global, termasuk menghambat kenaikan temperatur sebanyak 1,5oC. Pencanangan EBT diharapkan dapat menekan produksi emisi sampai 1,4 gigaton di negara-negara berkembang pada 2020. Program ini pun memerlukan dana sekitar USD25 miliar per tahun.

Beberapa negara telah meminta kota-kota besar untuk mendukung pencapaian tujuan Pertemuan Paris, antara lain Lagos, New Delhi, Nanjing, hingga Meksiko. Di Indonesia, EBT dengan pemakaian wood pellet maupun sumber alternatif lain seperti biodiesel, listrik energi biothermal, dan panel surya pun mulai dikembangkan. Pengaturan tersebut telah dicantumkan dalam Kebijakan Energi Nasional.

Secara keseluruhan, potensi EBT di Indonesia mampu menghasilkan sekitar 144 gigawatt meski target yang berhasil dicapai baru 2% atau kurang lebih 8,89 gigawatt. Selain pelet kayu, ada EBT angin seperti yang dioperasikan PLTB di Tolo Janeponto, Sulawesi Selatan. Pemasangan biogas komunal pun sudah didirikan di Pasuruan, Jawa Timur. Sementara di Mempawah, Kalimantan Barat, ada PLTB biomassa yang mampu memproduksi 10 megawatt.

Kaliandra merah, bahan baku utama untuk wood pellet

Mengikuti namanya, wood pellet memakai bahan baku alami dalam produksinya. Akan tetapi, jenis tanaman yang dipilih bukanlah yang sembarangan untuk menjaga kualitas pelet. Dalam hal ini, ada kaliandra merah atau cabello de angel dari Guatemala yang dipilih sebagai bahan baku utama. Tanaman ini digadang-gadang dapat menjadi materual EBT biomassa untuk pembangkit listrik dengan produksi mencapai 10 megawatt.

Kaliandra merah termasuk tanaman semak yang mudah tumbuh sepanjang musim penghujan maupun kemarau. Jamur microriza dan rhizobium yang terdapat pada akar kaliandra merah dapat menahan pertumbuhan gulma yang membahayakan. Bukan hanya sebagai bahan baku wood pellet, bagian daun dari kaliandra merah pun bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan bunganya sebagai penghasil nektar berkualitas bagi para lebah madu.

Kaliandra merah bisa tumbuh sampai 12 meter dengan diameter mencapai 20 cm. Batang basah tanaman ini bisa menghasilkan energi panas sebesar 4.600 kkl per kilogram. Sementara batang yang sudah kering dapat memproduksi panas yang setara dengan batu bara. Prospek inilah yang menjadikan kaliandra merah sebagai bahan baku yang menjanjikan sekaligus ramah lingkungan.

Karakteristik kaliandra merah membuatnya mudah dibudidayakan di Indonesia. Pengembangan, studi, hingga pemakaian kaliandra merah untuk wood pellet sebagai pemasok pembangkit tenaga listrik diklaim akan menunjang produksi bahan bakar alternatif. Terutama saat Indonesia hanya memiliki kurang lebih 2% dari total cadangan minyak dunia dalam pemakaian BBM.

Bagaimana cara memilih wood pellet berkualitas?

Walau produksi pelet kayu terbilang mudah dan menawarkan sejumlah manfaat, Anda tetap perlu waspada saat membelinya. Tak sedikit pelet kayu berkualitas rendah yang dipasarkan untuk meraup untung besar. Pelet kayu yang terbikin dari kaliandra merah atau tanaman lain pilihan mempunyai kriteria seperti berikut:

  • Ukuran pelet yang konsisten;
  • Mempunyai permukaan yang cerah dan lembut;
  • Tidak terlalu lembap, berdebu, atau bergelombang;
  • Tak menggunakan bahan tambahan berbahaya;
  • Menghasilkan lelehan abu dalam temperatur tinggi;
  • Ketika dibakar, panas yang dihasilkan maksimal.

Untuk membantu proses pemilihan, berikut lima langkah yang akan membantu Anda menemukan wood pellet berkualitas:

  1. Perhatikan tampilan luar pelet

Jika cukup jeli, Anda sebenarnya akan langsung menemukan pelet kayu yang bagus berdasarkan tampilan luar saja. Periksa panjang masing-masing pelet, karena faktor ini mempengaruhi performa pelet saat dibakar. Hal lainnya yang harus diperiksa adalah debu atau serbuk halus yang muncul saat mengeluarkan pelet kayu dari tas. Jika jumlah yang kelar di atas 1% dari total pelet, maka produk melewati proses pressing yang kurang kuat.

  1. Menyentuh atau meraba pelet

Belum terlalu yakin dengan kualitas pelet kayu walau sudah mencermatinya berulang kali? Lanjutkan pemeriksaan dengan menyentuh atau merabanya. Kalau Anda merasakan permukaan rata saat memegangnya, dengan tambahan tampilan bersinar dan bebas retakan, bisa dipastikan wood pellet tersebut ditangani dengan baik. Itu berarti produsen pelet mengetahui rasio pressing dengan tingkat kelembapan pada bahan yang dipakai.

  1. Mengenali aroma pelet

Sebagian besar pelet kayu dibuat dalam temperatut tinggi, sehingga lignin dalam material biomass bereaksi sebelum dicampurkan dengan material dari biomass lainnya. Proses tersebut menciptakan bau atau aroma kayu yang khas, biasanya seperti kayu yang baru dibakar. Jangan membeli pelet kayu yang menguarkan bau terlalu menyengat atau sarat bahan-bahan lain yang semestinya tidak dipakai dalam pembuatan.

  1. Campurkan dengan air

Cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengenali wood pellet bermutu adalah mencampurnya dengan air. Kumpulkan beberapa pelet, lalu masukkan ke dalam gelas berisi air bersih dan diamkan selama beberapa menit. Pelet kayu yang terbuat dari bahan pilihan dan diproduksi sesuai prosedur akan cepat larut. Sementara pelet kayu yang kualitasnya rendah atau dicampur bahan tambahan yang terlalu banyak membutuhkan waktu lebih lama atau malah mengeras.

  1. Membakar pelet kayu

Bisa dikatakan langkah ini adalah yang paling ampuh buat mengenali mutu pelet kayu yang hendak Anda gunakan. Ketika dibakar, pelet yang bagus akan mengalami perubahan warna menjadi cokelat atau menyerupai api dengan warna lebih cerah. Sementara wood pellet yang warnanya menggelap menandakan kualitas yang kurang baik. Setelah pembakaran, cek abu yang tersisa. Semakin sedikit abu yang dihasilkan, semakin bagus kualitas pelet kayu yang Anda pilih.

Hal-hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah harga dan pengemasan yang dari penjual. Pelet kayu yang dibungkus dengan baik tak akan menciptakan goresan atau perubahan bentuk. Menyoal harga, pastikan Anda memilih pelet yang dibanderol dengan harga bersaing.

Mendapatkan pelet kayu pun semakin dimudahkan karena produk ini kini tersedia secara online. Anda hanya perlu melakukan pemesanan wood pellet sesuai kebutuhan dan lakukan pembayaran sebelum menunggu penjual mengirimkan pelet ke alamat yang ditujukan.

Apabila Anda Tertarik Ingin Memesan Wood Pellet silahkan klik website ini https://tradeofindonesia.com/wood-pellet

Language